Membaca Cermin Dua Arah seperti masuk ke dalam sebuah dunia surealis yang membuat kita tak ingin keluar. Semua ceritanya mampu membuat kita mengernyitkan dahi, tersenyum, bahkan merasa takut secara bersamaan. Dibalik semua cerita pun ada pesan filosofis yang dalam sehingga cerita tidak berakhir di buku, tetapi terus hidup di pikiran pembaca. Dengan mengambil genre fiksi mini (micro fiction) yan…
Matahari yang sama selalu terbit setiap pagi. Namun, matahari tidak pernah menerbitkan pagi yang sama. Candra Malik, yang akrab disapa Gus Can, menyambut setiap paginya dengan sukacita, dengan untaian kata-kata yang lahir dari kandungan Cinta. Selama ini, pagi menjadi terlalu ringkas untuk dinikmati sejak kita terjebak pada rutinitas keseharian. Semoga, kehadiran buku ini memberi arti mendalam …
Dalam buku Kita, kamu akan menyadari isi hatimu yang sebenarnya. Setelah membacanya, kamu akan terdiam dan mulai berpikir apakah sebaiknya perasaanmu itu diungkapkan atau tidak? Dengan membaca novel ini, mungkin akan memberimu energi tambahan untuk merelakan hal-hal yang selama ini sungguh sangat kamu idam-idamkan. Juga mungkin akan membantumu menerima dan mengikhlaskan hal-hal yang masih saja …
Adi K. menulis A Poem I Write For You dengan banyak lata-kata yang sederhana untuk kemudian mudah tersampaikan dan dipahami oleh pembaca. Namun, buku ini juga memiliki banyak pilihan kata yang melankolis sehingga membangun kesan yang painful dan sedih. – Set the stars on fire and burn the ocean with desire. Leave heaven on the shore your mind is the only thing I ask for. Dalam setiap hemb…
Teman, kalau boleh kuungkit tentang genggamanmu ketika kita jalan. Sungguh, itu terlalu nyaman sehingga timbul salah pengertian. Yang aku takutkan, semakin jauh, akan ada hati yang kemudian lancang berperasaan. Hatiku, kemungkinan. #UntukKamu Teman merupakan seri fiksi berisi quotes dengan alur bertemakan cinta yang khas di kalangan anak muda. Beberapa judul di buku ini yang mewakili perasaan…
“Jangan mendahulukan kebahagiaan orang lain di atas kebahagiaanmu sendiri. Kau tidak bisa membahagiakan orang lain jika dirimu sendiri belum bahagia. Prioritaskan dirimu. Jika dirimu lemah, kau tak akan bisa menolong dirimu sendiri, apalagi menolong orang lain. Sebaliknya, jika dirimu kuat, kau bisa menolong siapa saja.” Untuk menyembuhkan hati yang terluka, kau harus belajar menerima d…
Dalam pengalaman membaca, ketika ada rangkaian kalimat yang berdenting begitu telak, kadang kita bisa berhenti sejenak, untuk merenung dan berefleksi. Momen-momen itu bagai penanda, pembatas buku yang selamanya tersimpan dalam cerita, sekaligus menjadi bukti bahwa sebuah rangkaian kalimat—tak peduli sependek atau sesederhana apapun ia—sanggup meninggalkan makna yang mendalam bagi kita. Kep…
Kenapa kamu harus baca buku "Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu”? “Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” cocok buat kamu yang sulit untuk mengungkapkan dan mengekspresikan perasaanmu. Seperti kata Surayah, pada akhirnya, pernyataan cinta hanya persoalan keberanian untuk mengungkapkannya. "Hidup Ini Terlalu Banyak Kamu” sangat cocok buat kamu yang ingin move on, tapi selalu gagal. Sebagaimana yang d…
... tapi kemudian semua berantakan dan banyak yang tak lagi terkatakan. Itu sebabnya kukumpulkan semua potongan kisahku dalam buku ini, agar aku tak pernah lupa, di masa paling sulit inilah aku paling banyak belajar tentang cinta, keluarga, persahabatan, dan rasa syukur.
Jalaluddin Rumi (1207-1273) adalah penyair sufi Persia, salah satu yang mewakili puncak tertinggi khazanah sastra Islam. “Orang suci” dari Timur ini—yang sejak bocah diramalkan oleh Fariduddin Attar akan menjadi orang masyhur yang akan menyalakan api gairah ketuhanan ke seluruh dunia—oleh Unesco digambarkan sebagai “seorang humanis, filosof, dan penyair besar milik semua umat manusia…