Text
Pokoknya, Cuma Kamu!
“Eh, eh, kok gambarnya jadi Mita? Hus-hus!” Puput mengibas-ngibas kedua tangannya. Garis-garis itu pun jadi berantakan, lalu ia gambar lagi bayang-bayang wajah manis Gita. Lalu, tanpa ia sadari “eh, kok jadi Mita lagi?” Ia garuk-garuk kepala.
Mengejar cinta itu gampang-gampang susah. Namun bagi Puput, si cowok tengil yang hobi minum akua ini, baikan dengan pacar yang lagi marahan jauh lebih susah. Banyak usaha untuk kembali menarik perhatian kekasihnya itu, tetapi tidak sedikit rintangan yang membuat hubungan mereka ini makin jauh.
Tidak tersedia versi lain