“Eh, eh, kok gambarnya jadi Mita? Hus-hus!” Puput mengibas-ngibas kedua tangannya. Garis-garis itu pun jadi berantakan, lalu ia gambar lagi bayang-bayang wajah manis Gita. Lalu, tanpa ia sadari “eh, kok jadi Mita lagi?” Ia garuk-garuk kepala. Mengejar cinta itu gampang-gampang susah. Namun bagi Puput, si cowok tengil yang hobi minum akua ini, baikan dengan pacar yang lagi marahan jauh …
Hidupku adalah hidupmu. Dalam setiap detak jantung yang mengalirkan darah, mengalir pula namamu di sana. Ketika ingatan telah mengerak, terkorosi oleh waktu, dan raga ini beranjak rapuh, hanya kenangan tentangmu yang tak ikut pudar. Cinta dalam kesederhanaan, kasih sayang dalam kesakitan, ketulusan dalam pengorbanan. Semuanya terbayar lunas saat harapan yang sempat menghilang kini menjadi nyata…
Hidupku adalah hidupmu. Dalam setiap detak jantung yang mengalirkan darah, mengalir pula namamu di sana. Ketika ingatan telah mengerak, terkorosi oleh waktu, dan raga ini beranjak rapuh, hanya kenangan tentangmu yang tak ikut pudar. Cinta dalam kesederhanaan, kasih sayang dalam kesakitan, ketulusan dalam pengorbanan. Semuanya terbayar lunas saat harapan yang sempat menghilang kini menjadi nyata…