Bumi, merupakan rangkaian awal dari kisah sekelompok anak remaja berkemampuan istimewa. Menceritakan tentang Raib, Ali, dan Seli yang bertualang ke dunia paralel. Mereka yang istimewa, mampu pergi ke dunia pararel bumi, bertemu dengan klan lain dan berhadapan dengan Tamus yang memiliki ambisi membebaskan si Tanpa Mahkota dan kemudian, menguasai bumi. Perkenalkan, Raib, seorang gadis belia beru…
“Pecinta sejati tidak akan pernah menyerah sebelum kematian itu sendiri datang menjemput dirinya” Percayalah pada kalimat bijak itu. Hanya itu yang perlu dilakukan. Sisanya, biarlah waktu yang menyelesaikan bagiannya. Maka, kau akan mendapatkan hadiah terindah atau cinta sejatimu. Percayalah! Ini adalah kisah tentang Jim, dari Kisah Sang Penandai, yang terpilih untuk mengguratkan ceri…
Negeri para bedebah, negerinya para musang berbulu domba, negerinya pencuri berdasi. Tempat dimana kehidupan terasa jauh lebih fiksi dari pada novel fiksi itu sendiri. Dimana realita terasa jauh lebih nyata. Sebab di negeri para bedebah segala hal bisa terjadi selama melibatkan materi dan kedudukan. Manusia bisa berubah menjadi musang paling manipulatif selama itu demi kekayaan. Namun di negeri…
Novel Religius ini melukiskan secara gamblang pencarian seseorang anak manusia tentang makna cinta,Cinta kepada sang pencipta,cinta kepada orang tua, cinta kepada kyai atau gurunya, cinta kepada lawan jenis & cinta kepada saudara yg telah mengkhianati kepercayaannya. Novel ini juga menggambarkan bagaimana seorang anak manusia yang mencari makna cinta akhirnya tenggelam dalam pencarian cintanya…
Gandis tahu mereka sudah berjanji. Namun Diyan mengingkari. Gandis percaya bahwa berharap lebih artinya siap dikecewakan, hanya saja ia lupa bahwa orang terdekatlah yang justru punya kesempatan melukai lebih besar. Lalu Diwang muncul, menawarkan harapan yang tak ingin Gandis yakini. Tidak seharusnya perasaan itu ada di tengah ikatan persahabatan. Tapi Diwang percaya justru Gandis satu-satunya …
Sudah berapa lama kau terjebak dengan beragam kesibukan yang tak habis-habis itu? Berhentilah berbusa-busa tentang kemerdekaan bila ternyata kau sendiri tak punya waktu luang. Padahal, hanya di dalam waktu luang manusia bisa berpikir dan merenung tentang bagaimana seyogianya mengisi kemerdekaan hidup. Maka, waktu luang itu jangan dimampatkan lagi dengan melulu main gadget. Berbincanglah bersama…
Jo tidak menduga akan bertemu Fia di Jogja. Mulutnya nyaris memanggil Fia ketika seorang lelaki meraih tangan gadis itu. Keduanya berjalan bergandengan tangan, bahkan kemudian tangan mereka terlepas dan lelaki itu merangkul pundak Fia. Sungguh, Jo tidak ingin memercayai jika gadis yang berada dalam rangkulan lelaki itu adalah Fia. Tetapi, gadis itu memang Fia. Jo sempat merasa waktu berhenti. …
“Mungkin Marco bukan buat lo, Mon. Ikhlasin aja,” katanya pelan Monic tersenyum getir, ia menggigit bibir sebagai usaha agar matanya tidak berair. Melepas cinta yang sudah berakar dan mencengkeram hatinya dengan kuat itu tidak mudah, tapi bagaimanapun caranya ia harus bisa. Affan meraih tubuh mungil adiknya, membawanya ke dalam pelukan. Monic merasa nyaman dalam pelukan itu. Berdua mereka …
Tak ada yang indah saat bersekutu dengan kematian Sebab, sesudah mati adalah ketiadaan Aku berharap mendapati suaramu, yang dapat dikenali di padang luas Mahsyar Sebab, ke mana hati ingin melarikan diri? Reem masih ingin hidup sepuluh, dua puluh, bahkan lima puluh tahun lagi bila mungkin. Untuk belajar, melukis, menulis puisi, melintasi perbatasan Palestina, dan merawat anak-anak pengungsi…
Sienta menghapus air mata di pipi Bintang. “Semua orang punya masa lalu. Dan bagi aku, masa lalu kamu itu nggak penting.” **** Si gunung es bernama Bintang tidak pernah bisa meleleh saat berhadapan dengan cewek cantik mana pun. Beberapa cewek bermodalkan nyali yang nembak cowok itu juga seringnya harus termehek-mehek karena ditolak. Cuma Tuhan dan Bintang sendiri yang tahu apa yang memb…