Buku ini memiliki empat bagian, dan tiap bagiannya memiliki satu atap yang sama tentang perjuangan Suar. Pendeskripsian kata serta pemikiran Fiersa Besari sebagai "Juang" sang pemilik buku dituturkan dengan lugas dan apa adanya. Suar, berkesempatan untuk membaca buku itu. Buku itu memang bukan sebuah bocoran dari Tuhan atas seluruh kehidupannya. Buku itu hanya catatan usang bersampul merah yan…
Gue selalu sedih setiap kali dianggap nggak serius sama orang-orang. Dan saat gue lagi sedih itu, mereka malah ngatain kalo akting sedih gue natural banget. Gimana gue nggak makin sedih? Yah, emang udah nasib kali jadi orang yang dicap 'anak kemarin sore'. Susah banget bikin orang percaya bahwa gue juga bisa bersikap dewasa. Yaudah, sekalian aja panggil gue Yesterday Afternoom Boy!