Tak ada jalan dan tak ada pulang Kita di atap langit nun di bawah rata belaka Suatu saat biru di saat lain merah kesumba Jadi, kau tidak ingat lagi tak percaya lagi akan jalan pulang? Apakah pergi harus juga pulang? Apakah pergi harus juga berpikir untuk pulang? Apakah pulang hanya ada kalau kita pergi? Apakah pulang dan pergi harus berpasangan? Buku puisi ini adalah hasil kolaborasi d…
dan engkaulah itu, mimpi yang hilang dari genggamanku ; seperti kelopak-kelopak bunga layu beterbangan hingga jauh dan aku bergerak mengumpulkan satu demi satu hingga terjatuh-jatuh.
Puisi sebagai salah satu media ungkap dalam sastra tak lain tak bukan adalah penyaksi zaman. Setiap era menghadirkan banyak penyair, dengan nilai estetika masing-masingnya. Buku kumpulan puisi ditangan Anda ini adalah salah satunya. Sanusi Pane, yang dalam periodesasi sastra menurut HB. Jassin adalah salah seorang pelopor angkatan Pujangga baru, merupakan warna penting dalam perkembangan kesusa…
Disini kami sebagai penerbit membantu mengenalkan dan menyebar luaskan kesusastraan bangsa Indonesia yang dibuat oleh para penyair-penyair yang sudah mengharumkan nama bangsa, berkat dari karya-karya terbaik mereka. Dengan telah diterbitkan buku ini agar dapat menjadi sumber inspirasi bagi penyair-penyair baru untuk dapat menciptakan karya-karya seperti yang telah diciptakan dari para pendahul…
Di dalam puisi-puisinya, Manna banyak mengungkap permainan tradisional budaya Jawa Timur. Manna seperti mengajak pembaca untuk masuk ke alam tradisi dan sekaligus mengikuti dinamikanya sampai ke permainan masyarakat urban. Ruh budaya Jawa Timur disajikan dengan halus, terbungkus dalam diksi-diksi yang menyiratkan permainan budaya Jawa Timur, dan diekspresikan dalam untaian bait-bait puisi yang …