Di tengah kemajuan rencana meruntuhkan masyarakat iblis demi kemerdekaan anak-anak bahan makanan, Emma mendapati kegelapan hati manusia yang haus balas dendam, sehingga memutuskan mencari jalan lain yang takkan melukai baik manusia maupun iblis… Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan! Simak kisah fantasi menegangkan seputar pelarian anak-anak ini!!
Di Grace Field House, hidup anak yatim piatu tidak bisa lebih baik! Meskipun mereka tidak memiliki orang tua, bersama dengan anak-anak lain dan "Mama" yang baik hati yang merawat mereka, mereka membentuk satu keluarga besar yang bahagia. Tidak ada anak yang diabaikan, terutama karena mereka semua diadopsi pada usia 12 tahun. Kehidupan sehari-hari mereka melibatkan tes yang ketat, tetapi setelah…
Lewis menghadang anak-anak dengan kekuatannya yang dahsyat. Meski berada di tengah kekalutan, Emma dan teman-teman tetap yakin bisa menang, dan maju bertarung melawan Lewis. Pertarungan di taman buru yang mereka lakoni dengan segenap tenaga itu akhirnya memasuki babak akhir!! Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan! Simak kisah fantasi menegangkan seputar pelarian anak-anak ini!!
Pemberontakan manusia dimulai. Anak-anak GP yang memberontak telah berhasil menyudutkan iblis satu per satu. Di tengah pertarungan tersebut, Emma dengan tenangnya bercakap-cakap dengan Lewis, sang musuh kuat yang berada di hadapannya!? Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan!
Lucas memandu Emma masuk ke ruang rahasia Goldy Pond. Di sana, Emma menggunakan pulpennya untuk membuka sebuah pintu yang sudah lama terkunci. Apa maksud sesungguhnya William Minerva yang kini telah terungkap dengan terbukanya pintu tersebut!? Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan!
Berlatar pada tahun 2045, Emma adalah seorang anak yatim piatu berusia 11 tahun yang tinggal di Grace Field House, sebuah panti asuhan kecil yang menampungnya beserta 37 anak lainnya. Hidupnya sangat diberkahi dengan makanan yang terasa lezat, tempat tidur yang nyaman, pakaian seputih salju, serta cinta dari "Mama" sekaligus pengasuh mereka yang bernama Isabella. Emma yang bersifat ceria dan pe…
Norman sudah diumumkan akan dikirim. Waktu yang tersisa sebentar lagi. Emma dan Ray beserta Norman mematangkan rencana untuk menolong teman-teman mereka dari siasat Isabella. Seperti apa jawaban yang mereka bertiga hasilkan!? Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan!
Pada volume kedua ini menceritakan Emma, Norman, dan Ray memulai latihan untuk bisa kabur bersama semua anak dari GF House. Namun, latihan mereka diganggu si pengawas Krone. Apalagi, meski telah mendapatkan rekan baru, kenyataan tak terduga lainnya telah menunggu mereka. Wahai Anak-Anak Abadi, hadapi dan kalahkan keputusasaan! Simak kisah manga ini yang bikin menegangkan seputar pelarian anak-a…
Wanita yang kukasihi sebagai ibu itu bukan ibu kandungku. Mereka yang tinggal bersamaku itu bukan saudara kandungku. Emma, Norman, Ray menjalani kehidupan yang bahagia di panti asuhan kecil ini. Namun, suatu hari, hari-hari bahagia mereka mendadak harus berakhir. Seperti apa takdir mereka yang telah mengetahui kebenaran keji di balik keberadaan panti itu?
Meng coba mengusir monster jahat, tetapi ia malah dijebak masuk ke dalam video game. Satu-satunya cara untuk menyelamatkan Meng adalah dengan memenangkan game itu. Sayangnya, Mia, Iput, dan Bubu tidak ada yang jago bermain game. Kalau tidak segera memenangkan game itu, bisa-bisa Meng selamanya terjebak di dalam video game. Lalu, rencana apa yang akan Mia lakukan untuk menyelamatkan Meng?