Kiai Kocak Ronde #3 Demam Kampanye Virus opini Pilpres kemarin ini benar-benar ampuh. Saking ampuhnya, orang-orang terkena serangan 'demam' kampanye. Pedagang kuli, karyawan, mahasiswa, relawan dan takrelawan, budayawan, gerombolan Sepilis, politisi, doses, semua ikut demam. Saat demam menyerang, omongan seorang dosen pun seperti bukan omongan orang berpendidikan. Kata tolol, dungu, pandir, bo…
Ehm..Kali ini Kiai Adung akan lebih sering berjibaku dengan "masalah" perempuan. Mengapa? Karena persoalan hidup. Tak ada hidup jika tidak ada perempuan. swit swiw..! Terlebih,aspek kehidupan. Mulai dari urusan "mempercantik diri" sampai urusan epoleksosbud dan agama pun melibatkan perempuan. Hanya saja sekali lagi, perempuan-perempuan yang dihadapi Kiai Adung kali ini adalah perempuan " Libera…
“Kisah yang dihadirkan dalam buku ini adalah fakta di sekitar kita. Masyarakat seakan memaklumi bahwa profesi guru madrasah harus dijalani dengan ikhlas, tanpa bayaran. Tugas mulia seorang guru belum diimbangi dengan kemuliaan kehidupan di masyarakat. Buku ini menyadarkan tentang hak dan kewajiban seorang guru. “ (DR. H. Ahmad Sofyan, MP.d, Direktur Madrasah Pembangunan UIN Jakarta)
Rahidiam Muhajir Yastriba, seorang anak kampung yang miskin. Meski begitu, kemiskinan tak menjadi penghalang bagi Rahadian untuk mewujudkan mimpi terbesarnya, menjadi tetamu Allah di Baitullah. Lewat perantara Pak Guru Mahfudz, guru agama di sekolahnya, Rahadian mengenal setiap jengkal Baitullah melengkapi gambaran dalam impiannya.
Namaku Happy, dan seperti harapan saat orangtuaku memberi nama ini, semestinya aku orang yang selalu bahagia. Aku mencintai sahabatku melebihi segalanya, termasuk diriku sendiri. Tapi, tak pernah bisa mengungkapkanya. Aku takut persahabatanku lenyap hanya karena satu kata itu; cinta. Dan, ketika ia memintaku untuk melamarkan kekasihnya yang juga sahabatku, entah kenapa hatiku perih, seperti t…
Gata dan Zein adalah dua remaja kampung Kidul yang memiliki cita dan cinta yang tak biasa, dan mulia untuk diperjuangkan. Sedari kecil sudah bernyali menelusuri jejak-jejak sang kanjeng Nyai Kidul, berani menyoal adat, tradisi, dan dogma. Bagi Gata, melawan orus dominan mungkin sudah menjadi perkara biasa. Namun meninggalkan Shinta--yang hidupnya selalu ditinggalkan orang-orang yang dicintainy…
Man Jadda Wajada, siapa yang sungguh-sungguh akan berhasil. Kalimat itu bukan hanya “mantra” dalam cerita novel Negeri 5 Menara. Kata-kata juga dimaknai seutuhnya selama pembuatan filmnya oleh mereka yang terlibat. Buku ini menyajikan rangkaian kisah di balik sorot kamera; keringat, air mata, juga tawa milik mereka yang telah bahumembahu menciptakan sebuah karya layar lebar. Simak perjalan…
Tuna Asmara merupakan catatan panjang Alfa Setiyawan, yang menyandang status jomblo sepanjang hidupnya. Sampai pada suatu titik, ia pasrah dan mulai menjalaninya sambil tertawa.
Kau akan bertemu Anin, penyuka bunga lili yang tak pernah menyerah. . Baginya, hidup terlalu berharga untuk bersedih. Tak ada yang lebih hangat dari senyum bahagia orang terkasih meskipun itu berarti ada tangis yang ia sembunyikan. Kau pasli akan menyukainya. Namun, kau perlu persiapkan dirimu karena Tuhan lebih dahulu memanggilnya.... Kau juga akan bertemu Dinda, yang mungkin akan sulii…