"Wahai istriku, berilah ridhamu atas keberangkatanku ke medan perang. Sungguh, aku bahagia bersamamu. Hatiku penuh dengan cinta. Akan tetapi cintaku kepadamu, bukankah tak sepantasnya melebihi cintaku pada panggilan-Nya?" kata Julaibib. "Berangkatlah! Doa dan ridhaku menyertaimu, wahai suamiku. Aku pun bahagia bersamamu. Bunga-bunga cinta baru saja mekar dalam hatiku. Akan tetapi cintaku padamu…