Aku tidak tahu kabar Damar setelah dia mengajakku menikah. Tiba-tiba saja dia menghilang dan sulit dihubungi. Sebenarnya dia dengan sikapnya yang seperti itu tidak mengherankan. Hanya saja, aku merasa bersalah karena belum bisa memberikan jawaban. Menikah bukan prioritas utamaku saat ini. Aku masih punya empat adik yang harus kuperjuangkan masa depannya. Seakan lamaran Damar belum cukup untuk m…